Hanya Satu
Kenyataanya adalah aku,
tersakiti,
Ketika niat ini adalah benar
ketika niat ini adalah nyata…
kenyataanya adalah aku,
bebas dia hinggapi,…
ketika aku terluluhkan..
ketika aku adalah orang yang terlupakan!
Hanya satu adalah aku,
wujud nyata yang bisa kau raba
bukan topeng yang tak pernah ada
dan bukan yang terbiasa berkata tanpa raut muka,
hanya satu adalah aku,
yang penuh dengan emosi diri
yang biasa kau caci, engkau maki
dan hilanglah cahaya terangku…
hanya satu adalah aku,
yang bisa meraba mu,
mengusap air matamu,
membuatmu tersenyum,
membuatmu merasakan adanya sebuah kedamaian,
hanya satu adalah aku,
yang tidak bisa menuruti semua katamu,
inginmu, dan semua ocehan mu yang memuakkan,
dan
hanya satu adalah aku!
yang akan pergi dari sisimu,
untuk selamanya,
sampai akhirnya engkau mengerti
hanya ada satu adalah aku!!